Lhokseumawe — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas akademik dengan menggelar Pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif bertema Moderated Regression Analysis (MRA) pada Rabu, 15 April 2026, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 FEB Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Lhokseumawe.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber kompeten, Dr. Muhammad Putra Aprullah, S.E., Ak., M.Si., CA., Gr, yang merupakan peraih Best Scholar Award – World Top Scientist 2025. Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam pengembangan metodologi penelitian kuantitatif.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Akuntansi FEB Universitas Malikussaleh, Dr. Indrayani, S.E., M.Si., Ak., CA., Asean CPA, menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas akademik sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendorong mahasiswa dalam mempercepat penyelesaian tugas akhir, baik skripsi maupun tesis. Selain itu, bagi dosen dan peneliti, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA maupun bereputasi internasional seperti Scopus.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif merupakan pendekatan yang menggunakan data numerik untuk menguji hipotesis, menjelaskan hubungan antarvariabel, serta menghasilkan kesimpulan yang bersifat objektif dan terukur. Peserta juga dibekali pemahaman mendalam terkait karakteristik penelitian kuantitatif, mulai dari perumusan masalah, penyusunan hipotesis, hingga teknik analisis statistik.
Salah satu fokus utama pelatihan ini adalah Moderated Regression Analysis (MRA), yaitu metode analisis yang digunakan untuk menguji peran variabel moderator dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan dependen. Dalam konteks ini, peserta diajarkan bagaimana membangun model interaksi, menguji hipotesis moderasi, serta menginterpretasikan hasil analisis secara akademik.

Materi pelatihan juga mencakup pemahaman berbagai jenis data dalam penelitian kuantitatif, seperti cross-section, time series, longitudinal, dan panel data. Peserta diberikan panduan praktis dalam memilih jenis data yang sesuai dengan tujuan penelitian serta cara mengolahnya menggunakan pendekatan statistik yang tepat.
Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya tahapan sistematis dalam penelitian, mulai dari identifikasi masalah, kajian teori, desain penelitian, pengumpulan data, hingga analisis dan pelaporan hasil. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai perangkat lunak yang dapat digunakan dalam analisis, seperti SPSS, Stata, R, dan lainnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEB Universitas Malikussaleh berharap dapat terus mendorong kualitas penelitian yang lebih baik serta menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional.



